Call Us : ( +62 ) 856 24 6464 72
Pin BBM : 538C5078

Pomade, Aplikasi dan Jenisnya




Jenis-jenis dan Macam Pomade | Salah satu kegunaan Beeswax adalah sebagai bahan baku pembuatan pomade. Pomade menjadi produk tren saat ini, terutama di kalangan eksmud (eksekutif muda) yang masih menampilkan gaya sekaligus tampak rapi untuk menunjang bisnisnya. Pomade yang beredar di Indonesia saat ini masih didominasi oleh produk-produk dari luar negeri, sehingga para penggunanya harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk mendapatkannya.

Penggunaan pomade mulai dikenal sejak dipergunakan oleh para artis Hollywood. Sebut saja  mendiang Elvis Presley sampai James Dean, tren rambut sleeky hair dan the pompadour masih menjadi tren rambut pria hingga saat ini. Bahkan musisi sekelas Justin Timberlake atau pesepak bola David Beckham, Marco Reus seolah turut menjadi 'penyebar virus' tren rambut ini. Gaya rambut ini melambangkan sosok pria yang klasik dan berwibawa, atau tampilan bergaya post-punk yang terbilang rebel tapi rapi.

pomade style
Tren rambut ini pula yang membuat banyak barbershop menjamur di mana-mana. Harap dicatat ya, Barbershop di sini berbeda dengan pangkas rambut biasa. Barbershop adalah penata rambut pria yang memiliki keahlian dalam menata rambut seperti tren saat ini. Sehingga untuk menata rambut bergaya sleeky ataupun the pompadour diperlukan seorang penata rambut yang memiliki keahlian khusus.

The Pompadour Hairstyle has been gaining popularity in America for several years now. The Pompadour haircut usually involves the hair being pushed high above the forehead and toward the side or back of the head. People that wear this hairstyle also usually have much shorter hair on the sides and back of the head. The Pompadour hairstyle was first named after a mistress of King Louis XV, Madame de Pompadour, who wore her hair in a similar fashion (sumber)

Untuk menciptakan potongan gaya rambut the pompadour diperlukan pomade sebagai senjata utamanya. Pomade merupakan salah satu jenis produk tata rambut yang telah dikenal sejak tahun 1900-an. Dibuat dari bahan-bahan seperti coconut oil, lanolin, wax, dan wewangian. Karena teksturnya yang khas, pomade akan menimbulkan tatanan rambut yang mudah diatur, rapi, mengkilap, dan tahan lama. Namun, seiring perkembangan zaman, pomade tidak selalu murni dibuat dari campuran minyak. Oleh karena itu, ada beberapa jenis pomade yang baik diketahui pria agar saat dipakai sesuai dengan kebutuhan dan jenis rambutnya.

Macam-macam pomade beeswax



  • Petroleum based pomades

Pomade jenis ini dibuat dengan bahan utamanya adalah minyak. Karena berbahan dasar minyak, maka kelebihan pomade ini lebih tahan lama air bahkan hujan sekalipun. Untuk membuat styling bergaya pomp atau quiff, pomade jenis ini cocok untuk digunakan. Kekurangannya adalah harus dibersihkan beberapa kali saat keramas karena rambut terasa lengket dan berminyak. Pomade ini sesuai buat kamu yang memang banyak beraktivitas di luar ruangan dan menghadapi berbagai kondisi cuaca.


  • Beeswax based pomades

Pomade jenis ini diklaim paling alami dan aman untuk digunakan. Karena bahan utama pembuatannya adalah lilin lebah (beeswax). Beeswax mengandung mosturizer alami yang dapat melindungi rambut dan kulit kepala dari panas serta menjaga kelembabannya. Dari segi ketahanan, pomade berbahan beeswax lebih tahan lama dan terhadap air tetapi mudah untuk dibersihkan dengan shampo. Pomades berbasis beeswax juga dapat memberikan efek sleek dan shiny. Cara membuatnya juga mudah, kamu bisa melihat cara membuat pomade dari beeswax di sini.

Untuk mendapatkan beeswax untuk pembuatan pomade bisa klik di sini


  • Water based pomades

Water based pomades membuat rambut terasa lebih lembut dan jatuh secara natural dibanding dengan pomade yang berbahan beeswax atau petroleum. Dengan bahan dasar air dan campuran kimia, pomade ini cocok digunakan untuk potongan rambut sleeky yang lebih panjang atau sedikit bergelombang. Dari segi ketahanan memang waterbased pomades sedikit di bawah beeswax dan petroleum based. Meskipun secara tekstur tidak jauh berbeda, namun dari segi fungsi pomade jenis ini lebih mirip dengan wax.


  • Mixed based pomades

Pomade ini dibuat dari campuran minyak dan air, sehingga dari segi ketahanan hampir mendekati petroleum based pomades. Hanya saja, efek shiny yang ditimbulkan tidak terlalu mencolok seperti dua pomade lainnya. Pomade ini cocok bagi Anda yang menginginkan tampilan gaya rambut yang lebih stylish, tahan lama, namun tidak sulit untuk membersihkannya.

Demikian pembahasan tentang apakah pomade dan jenis-jenisnya. So, apakah kamu hanya sekedar pengguna pomade atau pencipta pomade? Tulisan ini dapat dijadikan referensi buat kamu yang mencari pomade agar sesuai dengan kebutuhan. semoga bermanfaat.

Jangan lupa klik +1 ya... :D Terima kasih.
Salam klimis!
Kami melayani pengiriman (beeswax organik, essential oil, produk arimaterapi) ke luar kota: Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Balikpapan, dll. Menerima pembelian secara eceran maupun dalam jumlah banyak.

Silakan lihat cara pemesanan